Djoko sedang ngopi sachet di sebuah warung dekat Ubud. Kredit Foto: Ade Adinata.
Djoko sedang ngopi sachet di sebuah warung dekat Ubud. Kredit Foto: Ade Adinata.


Telah Terbit! Majalah Concept edisi 28: Desain Propaganda
July 2006
Contact
Komplek Timah no.15
Jl. Gatot Subroto, Tebet, Jakarta 12870
tel: 021-8317118 fax: 021-8303059
d.hartanto@conceptmagz.com
Cara terbaik untuk mengontak saya adalah emaill atau facebook.
Website
Links
Djoko Hartanto: Desainer yang menjadi Pengarang Cerita
Hallo! Saya Djoko. Saya mengarang cerita dalam bentuk artikel jurnalistik dan cerita imajinatif dan seringkali ikut mengemasnya dalam illustrasi, tata aksara dan layout.*
Ini adalah pendekatan yang cukup unik, dimana saya berperan sebagai designer-writer. Pendekatan inilah yang kemudian membawa setiap karya yang lahir selalu membawa pesan yang mudah dicerna, gampang dibaca, dan ditata dengan sentuhan astetika tingkat tinggi.
Sekilas Tentang Saya
Sejak kecil saya suka bercerita dan menggambar, tak heran kalau saya akhirnya mengambil studi di bidang desain. Sambil bekerja sebagai desainer, saya menyelesaikan gelar Master of Design di University of Technology, Sydney . Tahun 2001, saya dan Fifi istri saya kembali ke tanah air. Kami mendirikan biro desain grafis Kineto, yang kemudian berkembang menjadi salah satu biro desain terkemuka di Indonesia.
Salah satu karya awal Kineto: Logo Seas, Hilton Cebu. • Design & Illustrasi: Djoko Hartanto
Kalender Permainan Anak. • Illustrasi: Djoko, Emilia, Lola S, Ronald, Desain: Lola, Art Direction: Djoko
Setelah Kineto mulai stabil, kami mulai menjajaki kembali impian untuk menerbitkan majalah desain grafis yang sempat tertunda selama 2 tahun dan di bulan September 2004 kami menerbitkan Majalah Desain Grafis Indonesia Concept, Moment tersebut tak hanya penting bagi kehidupan saya, namun juga merupakan milestone historis bagi dunia desain di Indonesia.
Concept Edisi 1, 3, 15 • Illustrasi Kaver: Lintang Widyokusumo (1), Lola Saputra (3), Viktor (28)
2008 Tahun penuh kerja keras
Di tahun 2008 kami berkolaborasi dengan Godot Guntoro, desainer indie pelopor e-zine di Indonesia, menerbitkan Majalah babyboss yang membahas hal-hal seputar desain alternatif, grafitti dan illustrasi freestyle.
Babyboss edisi 1,2,7 • Illustrasi Kaver: Yoga (1), Tokidoki (2), Eboy (3), Designer: Godot
Di tahun yang sama kami bersama Chris Lie, Oyas, Dyo, Paragraf, Jotter dan teman-teman komikus Indonesia lainnya melahirkan majalah desain grafis Concept, menyusul kemudian majalah babyboss yang mengupas urban art, dan komik superhero 100% Indonesia ALiA
illustrasi untuk kaver dan poster ALiA
Credit: Chris Lie, Oyas& Iput, Arif Numbo, Dyo, Djoko, Ronald, Reza ilyaza, Erfiant Lashahido, Admiranto W, Rhoald, Jotter, Faisal, Lukman, Ade Kris
Kedua publikasi baru ini kami launching di acara 1001 Inspiration Design Festival, satu festival desain terbesar dengan 23.000 pengunjung. Festival ini merupakan kolaborasi antara Concept dan Digital Studio
Imajinasi Seorang Anak Kecil
Dalam bekerja sebagai insan kreatif, saya bersama tim banyak mengeksplorasi khayalan dan pengalaman masa kecil. Alhasil desain yang dihasilkan membawa muatan keceriaan, kejenakaan, dan imajinasi seorang anak kecil.
Inilah yang akhirnya membawa saya masuk ke dalam dunia literatur anak. Passion untuk memperkaya hati dan pikiran anak-anak ini sebenarnya tanpa sadar sudah ada sejak lama dalam diri saya.
Tahun 2008 yang lalu saya mencoba ranah kreasi yang baru: menulis cerita anak. Serial LoBu ini adalah karya debutan saya sebagai pengarang cerita anak.
Saya dan Daud (illustrator LoBu) membutuhkan waktu 1 tahun untuk mengembangkan seri LoBu ini.** Hasilnya adalah satu seri cerita anak yang dikembangkan secara terintegrasi dan indah dalam segala aspeknya.
Cover serial LoBu. Cerita: Djoko Hartanto, Illustrasi: Daud Budi Surya, Editor: Fifi Hartanto
Karya Selanjutnya
Tentu saja saya akan tetap berkarya di Concept, dimana sebagian jati diri saya terbentuk lewat majalah ini. Saya dan tim Concept akan dengan tekun membangun Concept menjadi penerbit yang kuat, kreatif dan memiliki substansi yang teguh.
Saya juga akan lebih aktif menulis cerita anak, saat ini saya sedang mengembangkan beberapa seri cerita anak yang membawa pesan budi pekerti dan dikembangkan secara kreatif dengan astetika tingkat tinggi. Saya juga akan tetap menjelajahi area-area kreatifitas lainnya seperti kolaborasi dengan seniman patung atau mencoba mendesain suatu produk atau mendalami teknik kriya seperti batik. Pendek kata saya akan terus berkarya di bidang kreatif, dan yang jelas saya tidak tertarik untuk menjadi caleg.
Terimakasih sudah membaca, silakan klik halaman2 lainnya